Download Skripsi 7700+ dan 590+ Tesis

Koleksi Ribuan Contoh Skripsi & Ratusan Tesis Lengkap Dari Cover Hingga Daftar Pustaka

Hubungan Kompensasi Dengan Semangat Kerja Karyawan

Pada postingan sebelumnya telah dibahas sekelumit tentang “Analisis Perbandingan Antara Rencana Strategis Tahun 2008-2013 Dengan Rencana Kerja Tahun 2008 Dan 2009 Di Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Koperasi Kabupaten Banyumas“. Kali ini akan diuraikan secara ringkas pembahasan dari hasil penelitian yang berjudul “Hubungan Kompensasi Dengan Semangat Kerja Karyawan Tetap Pada PTP Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Sumber Jambe Banyuwangi“.

Berdasarkan hasil analisis dan teori yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat dijabarkan bahwa kompensasi (variabel X) terdiri dari dua indikator. Kedua indikator tersebut yaitu kompensasi langsung dan kompensasi tidak langsung. Indikator kompensasi langsung terdiri dari tiga item yaitu : gaji, upah insentif dan bonus. Indikator kompensasi tidak langsung terdiri dari tiga item yaitu : perlindungan ekonomis terhadap bahaya, pembayaran di luar jam kerja, program pelayanan karyawan.

Kedua indikator tersebut dikategorikan berdasarkan ke dalam beberapa kategori yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Indikator kompensasi langsung, yang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 3 orang atau sebesar 10%, kategori tinggi sebanyak 25 orang atau sebesar 83,33%, dan kategori sedang sebanyak 2 orang atau sebesar 6,66%. Indikator kompensasi tidak langsung, yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 11 orang atau sebesar 36,67%, kategori tinggi sebanyak 17 orang atau sebesar 56,67%, kategori sedang sebanyak 1 orang atau sebesar 3,33%, dan kategori rendah sebanyak 1 orang atau sebesar 3,33%.

Variabel kompensasi (variabel X) dibagi  menjadi lima kategori yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Berdasarkan hasil penghitungan jawaban responden, dapat diketahui bahwa yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 8 orang atau sebesar 26,67%, kategori tinggi sebanyak 20 orang atau sebesar 66,67%, dan kategori sedang sebanyak 2 orang atau sebesar 6,66%. Data tersebut menunjukkan bahwa kompensasi pada PTP Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Sumber Jambe Banyuwangi telah dilaksanakan dengan baik.

Variabel semangat kerja karyawan (variabel Y) terdiri dari tiga indikator yaitu : kerja sama, disiplin kerja, dan kegairahan kerja. Indikator kerjasama terdiri dari dua item yaitu kesediaan bekerjasama dangan karyawan lain, dan kesediaan untuk membantu karyawan lain. Indikator disiplin kerja terdiri dari tiga item yaitu : kepatuhan karyawan terhadap jam kerja, kepatuhan karyawan terhadap peraturan yang ditetapkan perusahaan dan pada perintah atasan, dan bekerja dengan mengikuti cara bekerja yang telah ditentukan oleh perusahaan. Indikator kegairahan kerja terdiri dari tiga item yaitu : karyawan melakukan pekerjaan dengan perasaan senang, karyawan tidak menunggu perintah dalam melaksanakan tugas, dan kesanggupan karyawan untuk bekerja di luar jam kerja.

Langkah selanjutnya adalah mengkategorikan ketiga indikator tersebut berdasarkan sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Indikator kerjasama, yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 14 orang atau sebesar 46,67%, kategori tinggi sebanyak 14 orang atau sebesar 46,67%, kategori sedang sebanyak 1 orang atau sebesar 3,33%, dan kategori rendah sebanyak 1 orang atau sebesar 3,33%. Indikator disiplin kerja, yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 20 orang atau sebesar 66,67%, dan kategori tinggi sebanyak 10 orang atau sebesar 33,33%. Indikator kegairahan kerja, yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 17 orang atau sebesar 56,67%, kategori tinggi sebanyak 12 orang atau sebesar 40%, dan kategori sedang sebanyak 1 orang atau sebesar 3,33%.

Variabel semangat kerja karyawan (variabel Y) dibagi  menjadi lima kategori yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Berdasarkan hasil penghitungan jawaban responden, dapat diketahui bahwa yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi sebanyak 20 orang atau sebesar 66,67%, dan kategori tinggi sebanyak 10 orang atau sebesar 33,33%. Data tersebut menunjukkan bahwa semangat kerja karyawan pada PTP Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Sumber Jambe Banyuwangi sangat baik.

Kompensasi (variabel X) dan semangat kerja karyawan (variabel Y) diranking, kemudian dihitung selisih ranking (di) dari kedua variabel tersebut. Selisih ranking dikuadratkan (di2) dan diperoleh hasil sebesar 1643. Langkah selanjutnya yaitu menghitung ∑Tx dan ∑Ty untuk memutuskan ∑x2 dan ∑y2. Hasil perhitungan menunjukkan ∑Tx = 234,5 dan ∑Ty = 65. Perhitungan tersebut digunakan untuk menentukan besarnya rs.

Hasil perhitungan korelasi rank spearman dengan taraf signifikansi 5% didapatkan hasil sebesar 0,608 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kompensasi dengan semangat kerja karyawan tetap bagian administrasi pada PTP Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Sumber Jambe Banyuwangi. Hasil uji signifikan diperoleh nilai tanggapan hitung sebesar 4,049 sedangkan nilai t tabel sebesar 2,043 yang berarti nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel untuk df = N-2 = 28 dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kompensasi dengan semangat kerja karyawan tetap bagian administrasi pada PTP Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Sumber Jambe Banyuwangi.

Mau download skripsi di sini ? Silahkan baca : Cara Mendapat Link Download
Untuk melihat daftar kategori skripsi, baca di Kategori Skripsi dan Tesis

Bergabung di